Berita Utama

Profil Desa Alasmalang

 

 

PROFIL DESA ALASMALANG

 

  1. GAMBARAN UMUM DESA
  2. Kondisi Geografis

Secara geografis Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas dilihat dari beberapa aspek tinjauan meliputi :

  • Iklim
  • Curah hujan             :           2000 – 3000 mm
  • Jumlah bulan hujan :           6 bulan
  • Suhu rata-rata :           26 c
  • Tinggi tempat :           75m dari permukaan laut
  • Bentang wilayah :           Datar dan pegunungan
  • Tipologi
  • Desa kepulauan :           Tidak
  • Desa pantai/pesisir :           Tidak
  • Desa sekitar hutan :           Tidak
  • Desa terisolir :           Tidak
  • Desa Perbatasan dengan Kabupaten Lain :           Tidak
  • Orbitasi
  • Berada di Ibu kota Kecamatan             :           Tidak
  • Jarak ke Ibu kota Kecamatan :           1 Km
  • Lama tempuh ke Ibu Kota Kecamatan :           15 menit
  • Jarak ke Ibu Kota Kabupaten             :           40 Km
  • Lama tempuh ke Ibu Kota Kabupaten :           45 menit
  • Kendaraan umum ke Ibu Kota Kabupaten :           60 menit
  • Batas Desa :
  • Sebelah Utara :           Karang Salam
  • Sebelah Timur :           Petarangan& Ds. Kecila
  • Sebelah Selatan :           Kecila& Ds. Karang jati
  • Sebelah Barat :           Kebarongan& Ds. Pageralang
  • Luas Wilayah :

Luas Wilayah Desa Alasmalang adalah : 330,700 ha, terdiri dari berbagai jenis tanah yang meliputi :

  1. Tanah Sawah : 76,561 Ha
  • Luas tanah sawah ½ teknis                      :    76,561  Ha
    1. Tanah Kering
  • Luas tanah pemukiman : 56,411   Ha
  • Luas tanah tegalan dan pekarangan :  181,917   Ha
  • Luas Perkantoran dan Sekolah :  1,524   Ha
  • Luas kuburan :      2,050   Ha
  • Luas irigasi dan jalan :    12,237   Ha
    1. Pembagian Wilayah

Bahwa Wilayah Desa Kecila terbagi atas :

  • Dusun I terbagi atas 2 RW dan 8 RT
  • Dusun II terbagi atas 2 RW dan 7 RT
  • Dusun III terbagi atas 2 RW dan 6 RT
  • Dusun IV terbagi atas 2 RW dan 8 RT
  1. Demografis Desa

Dalam pelaksanaan pembangunan jumlah penduduk dapat sebagai penentu arah kebijakan kegiatan desa, mengingat bahwa asset desa ini, memiliki peran ganda sebagai subyek maupun obyek kegiatan. Struktur Penduduk berdasarkan Kerlompok Umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan.

  • POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA ( SDM )

a.     JUMLAH

Jumlah laki-laki

2.327 orang

Jumlah perempuan

2.215 orang

Jumlah total

4.542 orang

Jumlah kepala keluarga

1.557 KK

 

b. USIA

Usia

Laki-laki

Perempuan

 

Usia

Laki-laki

Perempuan

0-4 Thn

153 orang

144 orang

 

40-44 Thn

219 orang

209 orang

5-9 Thn

174 orang

149 orang

 

45-49 Thn

170 orang

184 orang

10-14Thn

186 orang

187 orang

 

50-54 Thn

153 orang

175 orang

15-19 Thn

201 orang

167 orang

 

55-59 Thn

135 orang

115 orang

20-24 Thn

191 orang

181 orang

 

60-64 Thn

124 orang

119 orang

25-29 Thn

182 orang

190 orang

 

65-69 Thn

88 orang

72 orang

30-34 Thn

241 orang

204 orang

 

70-74 Thn

68 orang

82 orang

35-39 Thn

233 orang

218 orang

 

>=75 Thn

122 orang

127 orang

 

 

 

 

Total

  2.640 orang

2.523 orang

               

 

c. PENDIDIKAN

Tingkatan Pendidikan

Laki-laki

Perempuan

Belum /Tidak Sekolah

513 orang

506 orang

Belum Tamat SD/Sederajat

270 orang

247 orang

Tamat SD/Sederajat

897 orang

896 orang

Tamat SLTP/Sederajat

483 orang

506 orang

Tamat SLTA/Sederajat

422 orang

319 orang

Tamat Diploma I/II

17 orang

14 orang

Tamat Diploma III/sederajat

14 orang

12 orang

Tamat S-1/sederajat

23 orang

23 orang

Tamat S-2/sederajat

1 orang

0 orang

Tamat S-3/sederajat

0 orang

0 orang

Jumlah Total

2.640 orang

2.523 Orang

       

 

d. MATA PENCAHARIAN POKOK

Jenis Pekerjaan

Laki-laki

Perempuan

Belum Bekerja

746 orang

651 orang

Mengurus Rumah Tangga

1 orang

1.101 orang

Pelajar/Mahasiswa

354 orang

287 orang

Pensiunan

28 orang

2 orang

Pegawai Negeri Sipil

25 orang

13 orang

Tentara Nasional Indonesia

2 orang

0 orang

Kepolisian RI

1 orang

0 orang

Perdagangan

8 orang

13 orang

Petani/Pekebun

466 orang

148 orang

Peternak

1 orang

0 orang

Nelayan

0 orang

0 orang

Industri

1 orang

0 orang

Konstruksi

1 orang

0 orang

Transportasi

3 orang

0 orang

Karyawan Swasta

309 orang

106 orang

Karyawan BUMN

2 orang

1 orang

Karyawan BUMD

0 orang

0 orang

Karyawan Honorer

5 orang

2 orang

Buruh Harian Lepas

42 orang

02 orang

Buruh Tani/Perkebunan

255 orang

81 orang

Buruh Nelayan

1 orang

0 orang

Buruh Peternakan

1 orang

0 orang

Pembantu Rumah Tangga

0 orang

11 orang

Tukang Cukur

0 orang

0 orang

Tukang Listrik

2 orang

0 orang

Tukang Batu

18 orang

0 orang

Tukang Kayu

23 orang

0 orang

Tukang Jahit

1 orang

2 orang

Tukang Gigi

0 orang

0 orang

Penata Busana

0 orang

0 orang

Penata Rambut

0 orang

0 orang

Mekanik

1 orang

0 orang

Imam Masjid

1 orang

0 orang

Pendeta

0 orang

0 orang

Ustadz/Mubaligh

2 orang

0 orang

Guru

8 orang

19 orang

Pengacara

0 orang

0 orang

Konsultan

0 orang

0 orang

Dokter

0 orang

0 orang

Bidan

0 orang

3 orang

Perawat

0 orang

2 orang

Apotiker

0 orang

0 orang

Sopir

16 orang

0 orang

Pedagang

57 orang

47 orang

Perangkat Desa

11 orang

0 orang

Kepala Desa

1 orang

0 orang

Wiraswasta

248 orang

30 orang

Jumlah Total Penduduk

2.640 orang

2.523 Orang

       

 

e. AGAMA/ALIRAN KEPERCAYAAN

Agama

Laki-laki

Perempuan

Islam

2.639 orang

2.522 orang

Kristen

1 orang

1 orang

Katholik

 

 

Jumlah

2.640 orang

2.523 orang

 

f. CACAT MENTAL DAN FISIK

Jenis Cacat

Laki-laki

Perempuan

Tuna rungu

0 orang

0 orang

Tuna wicara

1 orang

1 orang

Tuna netra

1 orang

1 orang

Lumpuh

1 orang

1 orang

Sumbing

1 orang

1 orang

Idiot

1 orang

1 orang

Gila

1 orang

2 orang

Stress

2 orang

3 orang

Jumlah

8 orang

10 orang

 

g. MUTASI PENDUDUK

JENIS MUTASI

Laki-laki

Perempuan

Kelahiran

39 orang

40 orang

Kematian

11 orang

13 orang

Pindah Datang

20 orang

27 orang

Pindah pergi

25 orang

30 orang

Total Jumlah

95 orang

110 Orang

       
  1. Kondisi Ekonomi
  1. Potensi Ekonomi Desa
  • a)Pertanian tanaman pangan

Sector pertanian merupakan sumber penghasilan separuh masyarakat  di Desa Alasmalang, dan ini merupakan usaha produktif masyarakat, dan memberikan sumber pendapatan pemiliknya dan masyarakat desa pada umumnya. Luas sawah desa kecila seluas 76,561 ha dengan produksi rata-rata setiap tahun 380 ton.

  1. b) Pertanian Holtikultur

Pada saat ini pertanian holtikultur merupakan Ikon Desa Alasmalang yaitu dalam bidang produksi Bibit Durian Montong Oren yang sudah terkenal di seantero Indonesia dan 30% dari masyarakat Desa Alasmalang adalah pengusaha di bidang tersebut untuk meningkatkan pendapatan ekonominya baik yang sebagai petani produksi maupun di bidang pemasaranya.

  • Peternakan

Sector peternakan dengan beberapa jenis populasi ternak semisal sapi, ayam, bebek, kambing dan lain-lain, merupakan usaha sampingan masyarakat Desa Alasmalang.

Jumlah kepemilikan ternak secara terperinci dapat kami sampaikan sebagai berikut :

Jenis Tenak

Jumlah/ekor

Sapi

10

Kambing

2.300

Ayam

3.768

Bebek/enthog

581

Kelinci

78

Burung merpati

193

Jumlah

6.930

 

  • Perikanan

Sector perikanan merupakan kegiatan yang mulai banyak dilakukan oleh sebagian masyarakat Desa Alasmalang sebagai usaha pokok maupun sampingan yang dimiliki oleh rumah tangga berupa kolam. Tingkat kepentingan usaha perikanan ini sebagai konsumsi keluarga maupun dijual sebagai tambahan penghasilan. Namun sampai saat ini belum ada pendataan yang akurat sehingga belum bisa menampilkan produktifitas dari usaha ini :

No.

Jenis Budidaya Ikan

Luas Kolam

Nilai produksi

Ket.

1

Gurameh

……M2

……. Kg.

 

2

Mujair

……M2

……. Kg.

 

3

Lele

……M2

……. Kg.

 

4

Nila

……M2

……. Kg.

 

5

Gabus

……M2

……. Kg.

 

6

Lainnya

……M2

……. Kg.

 

 

  • Industri

Sector industry yang dimaksud adalah industry rumah tangga dengan berbagai jenis kegiatan yang dikelola oleh masyarakat Desa Alasmalang.

Gambaran produktifitas dari usaha ini belum bisa digambarkan secara akurat sehingga kami hanya bisa kami tampilkan sebagai berikut :

 

No.

Jenis industri

Bahan baku

Nilai produktsi

Ket.

1

Emping mlinjo

Mlinjo

 

 

2

Sale pisang

Pisang

 

 

3

Tempe

Kedelai

 

 

4

Makanan ringan

Campuran

 

 

5

Jus buah

Campuran

 

 

6

Batu bata

Tanah

 

 

 

  1. Pertumbuhan Ekonomi

Sesuai dengan kondisi desa yang merupakan daerah agraris maka struktur ekonominya lebih dominan kepada sector pertanian, disamping sector lainnya baik berupa jasa industry, peternakan, perikanan, pertukangan dan lain-lainnya. Tingkat pertumbuhan sector lainnya diluar sector pertanian, sangat mungkin berkembang dengan adanya anggaran dari APBN serta perhatian pemerintah dari sisi pembinanan, pemberdayaan dan bantuan modal.

  1. VISI DAN MISI

Agar pelaksanaan kegiatan Penyelenggaran Pemerintah Desa terselenggara dengan baik dan terarah perlu dicapai dengan rencana strategis desa, yaitu telah ditempuh dengan penyusunan dokumen dalam bentuk Peraturan Desa Nomor    02 Tahun 2015 tentang Review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2014 – 2019 dengan penjabaran program kegiatan setiap tahun dalam wujud kegiatan fisik maupun non fisik yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes ) tahunan yang ditetapkan dengan Peraturan Desa Alasmalang .

Visi dan Misi Desa merupakan implementasi dari visi dan misi Kepala Desa terpilih dengan beberapa penambahan kegiatan yang disusun digali berdasarkan musyawarah desa secara partisipatif.

  1. Visi : “ Meningkatkan sumber daya manusia yang dilandasi akhlak yang baik menuju desa yang mandiri dan sejahtera”.
  2. Misi : Untuk mencapai visi tersebut diatas, maka diperlukan penjabaran lebih terperinci dari visi, dituangkan didalam Misi Desa sebagai berikut :
  • Misi Pertama

Pembinaan mental spiritual

  • Misi Kedua

Meningkatkan taraf pendidikan

  • Misi Ketiga

Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam swadaya pembangunan

  • Misi Keempat

Meningkatkan sumber daya manusia (SDM)

  • Misi Kelima

Meningkatkan produktifitas pertanian

  • Misi Keenam

Meningkatkan potensi ekonomi lokal

  • Misis ketujuh

Meningkatkan pelayanan umum

  • Misi Kedelapan

Meningkatkan ketentraman dan ketertiban masyarakat.

  1. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DESA
    1. Strategi
      1. Aparatur Pemerintah Desa
  • Peningkatan kualitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa di bidang Administrasi melalui peningkatan SDM Perangkat Desa.
  • Peningkatan pemahaman tugas dan fungsi Perangkat desa, dengan jalan pelatihan bagi Perangkat Desa.
  • Peningkatan pelayanan masyarakat melalui disiplin jam kerja.

 

  1. Pertanian, Peternakan dan Perikanan
  • Peningkatan kemampuan petani agar komoditas pertanian meningkat melalui pembinaan/penyuluhan.
  • Peningkatan kualitas peternakan, perikanan melalui peneglolaan yang baik dan pemilihan bibit unggul.
  • Melaksanaakan Pemberdayaan Masyarakat melalui pelatihan-pelatihan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kemampuan usaha.

 

  1. Kesehatan dan Pendidikan
  • Peningkatan kualitas kesehatan bagi usia dini melalui Posyandu balita dan kualitas kesehatan bagi Lansia melalui Posyandu Lansia dan Posbindu.
  • Pembentukan Posdaya.
  • Pemberian PMT pada Balita dan Lansia.
  • Pemberdayaan Masyarakat melalui peningkatan peran serta PPKBD dan sub PPKBD.
  • Pembinaan Guru TK dan PAUD se Desa Alasmalang yang bertujuan peningkatan Mutu Pengetahuan Guru TK dan PAUD.
    1. Arah kebijakan

Strategi adalah arah kebijakan yang akan ditempuh dengan upaya mencapai tujuan :

  1. Aparatur Pemerintah Desa
    1. Pelatihan peningkatan kapasitas Perangkat Desa.
    2. Peningkatan kedisiplinan dengan pengawasan melekat dan pelaksanaan meeting bagi Perangkat Desa.
    3. Peningkatan disiplin kerja dan pemberlakuan absensi bagi kehadiran Perangkat Desa.
  2. Pertanian, Peternakan dan perikanan

Penyelenggaran pelatihan dan pembinaan

  1. Prioritas Desa

Untuk mencapai ketepatan sasaran pelaksanaan program kegiatan setiap tahunnya telah ditetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPDes) setiap tahun yang merupakan penjabaran dari rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Lima Tahunan dan RKP ini merupakan rel kegiatan selama 1 tahun yang tertuang dalam APBDesa Tahun Anggaran 2016.

 

BAB II

PROGRAM KERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA

 

  1. SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAHAN DESA

Dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 1 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa, dan telah ditindak lanjuti dengan penataan Organisasi di Tingkat Desa melalui Penetapan Peraturan Desa Alasmalang Nomor 02 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas.

  1. Data Personil Perangkat :
    1. Kepala Desa
    2. Sekretaris Desa
    3. Kepala Seksi ( Kasi )
  • Kasi Pemerintahan
  • Kasi Pelayanan
  • Kasi Kesejahteraan
    1. Kepala Urusan ( Kaur )
  • Kaur Keuangan
  • Kaur Tata Usaha dan Umum
  • Kaur Perencanaan
    1. Kepala Dusun :
  • Kepala Dusun I
  • Kepala Dusun II
  • Kepala Dusun III
  • Kepala Dusun IV

SUSUNAN ORGANISASI PEMERINTAHAN DESA ALASMALANG TAHUN 2017

 

No

Nama Lengkap

Jabatan dalam Organisasi

Pendidikan

Ket.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

Jalil

Mochamad Suheti

Barokah

Wasinun

Suyono

 Wahyu

Siran

Sri Mundiarti

Ah. Nasihin Hasan

Adang Kusnadi

Sahirun

Mudrik

Kepala Desa

Sekretaris Desa

Kadus I

Kadus II

Kadus III

Kadus IV

Kasi Pelayanan

Kasi Pemerintahan

Kasi Kesejahteraan

Kaur TU dan Umum

Kaur Perencanaan

Kaur Keungan

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

SLTA

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

 

  1. Pelaksanaan Tugas dan Fungsi

Pelaksanaan Tugas dan Fungsi perangkat mengacu pada ketentuan yang berlaku yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 1 Tahun 2016 dan lainnya yang terkait. Untuk efektifnya pelaksanaan tugas semua perangkat desa yang ada dalam melaksanakan tugasnya sesuai bidangnya  termasuk pengelolaan administrasinya.

  1. Pelayanan

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa merupakan unit terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat dan menjadi ujung tonggak untuk keberhasilan semua program. Wacana tentang manajemen pelayanan prima, dengan harapan mampu merubah sikap dan perilaku sehingga meningkatkan kesadaran tentang kewajiban perangkat desa dalam menjamin terlaksananya pelayanan umum yang prima untuk menjangkau masyarakat secara adil dan merata di desa. Pelayanan prima mengandung pengertian system pengelolaan organisasi dalam melayani kebutuhan masyarakat yang dilakukan secara prima, tepat waktu, mudah, murah, merata, terbuka, efisien, dan ekonomis dalam kondisi yang adil, aman, nyaman, melalui prosedur yang sederhana jelas dan pasti.

Prinsip dasar pengembangan pelayanan antara lain :

  1. Berorientasi kepuasan pelanggan.
  2. Perbaikan yang berkesinambungan.
  3. Manajemen berdasarkan fakta.
  4. Melibatkan dan memberdayakan seluruh unsur organisasi secara menyeluruh.
  5. Mengembangkan potensi daya pikir manusia.
  6. Bermoral dan ramah dalam pelayanan.

Berdasarkan realitas yang telah dilaksanakan, maka perlu adanya perubahan sikap mental dan perilaku dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa karena masyarakat semakin kritis menilai kinerja perangkat desa. Mendasari ketentuan dan prinsip –prinsip dasar pelayanan, untuk penyelenggaraan Pemerintahan Desa telah melaksanakan pelayanan dalam bentuk antara lain

  1. Pembagian tugas masing-masing Perangkat sesuai Tupoksinya.
  2. Disiplin kerja dan tepat waktu kerja.
  3. Pelayanan cepat
  4. System saling membantu dan kekompakan kerja antar perangkat desa.

Dari uraian diatas pelayanan kepada masyarakat yang telah dilakukan sebagai berikut :

  1. Pengolahan Data Penduduk
  2. Buku Induk Penduduk
  1. Buku lahir, mati, datang dan pindah
  2. Buku kelompok umur
  3. Buku induk kepala keluarga
  4. Pengarsipan kartu keluarga dan permohonan KTP.
  5. Pelayanan dengan aplikasi Smard Dindukcapil.

 

  1. Pelayanan tentang Administrasi Penduduk
  1. Melayani pembuatan KTP/KK bagi masyarakat yang membutuhkan
  2. Melayani permintaan surat pindah, kelahiran, kematian dan proses bagi pendatang baru.
  3. Melayani surat domisili, SKCK, Surat jalan dan lain-lain.

 

  1. Penyuluhan tentang penduduk di lingkungan RT dengan tujuan supaya masyarakat mengatahui :
  1. Pembaharuan KTP/KK dengan system E-KTP
  2. Penduduk wajib mempunyai KTP bagi yang sudah berumur 17 tahun/sudah nikah.
  3. Setiap warga yang membutuhkan surat-surat diwajibkan untuk membawa surat pengantar dari RT.
  4. Setiap anggota keluarga yang mengalami perubahan untuk segera melaporkan diri.
  5. Setiap warga wajib memiliki E-KTP.

 

  1. Administrasi Pertanahan

Bidang garapan Administrasi Pertanahan Tahun Anggaran 2016 adalah :

  1. Mengajukan mutasi wajib Pajak dan pembetulan SPPT yang salah.
  2. Mengerjakan buku induk tanah
  3. Menginfentarisir tanah Bondo Desa
  4. Membantu proses jual beli tanah bagi masyarakat yang membutuhkan
  5. Melaksanakan penarikan dan pelaporan PBB dengan hasil :
  • Jumlah pajak terhutang : Rp. 128.080.296
  • Jumlah setoran pajak : Rp. 128.080.296
  • Sisa             : Rp.   0
  1. Melaksanakan administrasi PBB tahun 2016 antara lain :
    1. Penelitian SPPT dengan Buku Induk Tanah / Kepemilikan Tanah.
    2. Mengajukan Perubahan SPPT yang telah mengalami kekeliruan.
    3. Memberikan Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan.
    4. Penghapusan SPPT yang tidak ada obyek pajaknya.
    5. Sosialisasi Penyesuaian NJOP Tanah dan
    6. Mengajak pada Masyarakat untuk membayar Pajak tepat pada waktunya.
  2. Menginfentarisir tanah kas desa sejumlah 26,10 bau terdiri dari :
  • Tanah sawah luas                         : 26,10 bau     
  • Tanah darat luas                         :
  • Lelang tanah kas desa tahun 2016 : Rp. 359.000.000
    1. Pelayanan Kesejahteraan Masyarakat.
  • Membantu menyalurkan bantuan Raskin pada KK pra KS.
  • Menyalurkan Kartu KIS, KIP dan KKS.
  • Menyalurkan bantuan pemerintah mengenai Makanan Tambahan bagi Balita yang Gizi buruk dan Gizi Kurang.
  • Membantu Masyarakat yang membutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu untuk keringanan biaya pengobatan atau pendidikan.
  • Melaksanakan pembuatan akte kelahiran.
  • Mengirimkan Calon akseptor KB untuk mengikuti safari KB.
  • Penghimpunan dana PMI yang merupakan program pemerintah.
    1. Pelayanan Bidang Kesehatan

Pelayanan bidang kesehatan yang telah dilaksanakan antara lain :

  • Penimbangan Balita yang dilaksanakan pada 9 posbang secara rutin.
  • Jumlah Balita se Desa Kecila Tahun 2016 sebanyak : 297 Anak
  • Jumlah Balita yang menimbang :  297 Anak
  • Jumlah Balita yang memiliki KMS :  297 Anak
  • Melayani Pemeriksaan Kesehatan bagi Masyarakat yang membutuhkan melalui Bidan Desa yang ada di Desa.
  • Melayani Imunisasai Balita dan Ibu Hamil
  • Pemberian PMT Posyandu Balita dan Lansia
  • Memfasilitasi pelayanan KB lewat PPKBD.

Adapun Jumlah Aseptor KB di Desa Alasmalang adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah Pus Desa Alasmalang sebanyak : 027 Orang
  2. Jumlah Aseptor KB sebanyak :    810 Orang

Dengan rincian sebagai berikut :

  • Pil :     73  Orang
  • Suntik :    255 Orang
  • IUD / Spiral :    305 Orang
  • Kondom :        8 Orang
  • MOW :      38 Orang
  • Implan :    119 Orang
  • MOP :        2 Orang

Demikian sekilas profil Pemerintahan Desa Alasmalang,tentu saja mash banyak sekali kekurangan yang ada dalam penyusunan Profil Desa oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik, saran dan masukan dari semua pihak

 

 

Alasmalang, 29 September 2018

       Kepala Desa Alasmalang

 

                      Ttd

 

                  J A L I L

Updating, 25 Februari 2019